Bersinergi pemerintah , perusahaan dan masyarakat melawan Pandemi Covid-19 adalah sesuatu yang sangan penting harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini. Sinergi dan Kepedulian kepada masyarakat kembali ditunjukkan PT.PELINDO I Cabang Dumai dengan memberikan bantuan kepada Gereja Santo Fransiskus Xaverius jalan datuk laksamana Dumai.
Deputi PT Pelindo I Cabang Kota Dumai Jonathan Ginting mengatakan,” wabah covid 19 ini berdampak sekali kepada masyarakat khususnya masyarakat lemah, oleh karena itulah sebagai kepedulian PT.Pelindo I Cabang Dumai kepada masyarakat kami telah memberikan bantuan melalui pihak kelurahan ,camat dan kali ini pada rumah ibadah katolik yaitu Gereja Santo Fransiskus Xaverius yang terletak dijalan Datuk laksmana. Bantuan yang di berikan sebanyak 100 paket sembako.
Harapan kami jemaat gereja ini dapat terbantu walaupun bantuan ini tidak seberapa. Semoga Pelindo dan masyarakat selalu dapat bersinergi bahu membahu dalam memerangi covid 19 ini. Sesuai anjuran pemerintah agar kita tetap dirumah saja sementara waktu . Supaya mata rantai covid 19 dapat terputus. Dan dalam kesempatan ini juga saya berserta karyawan semua memohon maaf atas segala kekurangan dan semoga kedepannya PT.Pelindo dapat membantu masyarakat lebih baik lagi,” ujar Jonathan Ginting.
Pastor Martinus Pr.selaku kepala Paroki Santo Fransiskus Xaverius menyampaikan, “ ucapan terima kasih yang teramat besar kepada PT.Pelindo I Cabang Dumai yang telah memberikan bantuan pada gereja ini ,bantuan ini akan kami salurkan kepada Jemaat gereja yang sangat membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka yang sangat membutuhkan ini “Ucap pastor mengakhiri.
Masyarakat diharapkan juga bergerak membantu pemerintah menghancurkan wabah covid 19 ini, dengan memulai dari hal yang sangat sederhana dengan cara sering mencuci tangan, jaga jarak dan tetap dirumah saja jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.
Semoga Pandemi covic 19 ini segera beralalu dan kita diberi kesehatan dan keselamatan.
Reporter : Elly
Editor : Iwang




0 Comments